BelajarAdsense

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Angin Kencang Bukan Karena Badai Matahari

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Indonesia dilanda angin kencang. Tidak jarang membuat pohon-pohon besar bertumbangan dan menimbulkan korban. Apakah seringnya angin kencang akhir-akhir ini disebabkan pancaran badai matahari yang sampai ke bumi?
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah menjelaskan, angin kencang yang terjadi pada minggu-minggu ini dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Februari tidak dipengaruhi badai Matahari.

"Tidak ada kaitannya antara badai matahari dengan terjadinya angin kencang," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jateng, Evi Luthfiati di Semarang, Kamis (26/1).

Rabu, 25 Januari 2012

Badai Matahari Capai Bumi Semalam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Partikel energetik dari ledakan "flare" badai matahari pertama di tahun 2012 yang tergolong cukup kuat  yang terjadi pada 23 Januari pukul 10.59 WIB, telah mencapai bumi pada Selasa 24 Januari malam waktu Indonesia.

"Dampaknya terhadap operasional satelit terasa hingga Rabu ini. Flare yang cukup kuat ini adalah pertama kali sejak Mei 2005 atau sejak tujuh tahun lalu," kata Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof Dr Thomas Djaludin di Jakarta, Rabu( 25/1).

Jumat, 16 Desember 2011

Ada Pohon Kaktus Raksasa di Gurun Sonora


DI Gurun Sonora atau di dalam Taman Nasional Saguaro, ada sederetan pohon kaktus raksasa. Mungkin ini adalah yang terbesar di Amerika Utara. Di dekatnya juga ada ara yang merupakan bunga-bunga musiman di area padang pasir.

Setiap tahunnya puluhan ribu kaktus tumbuh dari 40 juta biji yang tersebar selama dua abad. Bahkan rata-rata sudah ada yang berukuran tinggi 50 kaki (15 meter) dengan berat hingga 16.000 pound (7.258 kilogram).

Selasa, 30 Agustus 2011

Bosscha: Lebaran Jatuh pada 31 Agustus 2011

Ngamprah (ANTARA) - Peneliti Observatorium Bosscha Bandung, Jawa Barat, Deva Octavian menegaskan bahwa hari lebaran 2011 atau 1 syawal 1432 Hijriah akan jatuh pada 31 Agustus 2011.
Penentuan itu merupakan hasil dari pengamatan dengan menggunakan pisau analisis ilmu astronomi yang dimilikinya. Oleh karena itu, ijtimak akhir Ramadhan 1432 Hijriah akan dilakukan pada Senin 29 Agustus pukul 10.04 WIB.

"Tinggi bulan saat matahari terbenam 29 Agustus di seluruh wilayah Indonesia kurang dari dua derajat. Dari data tersebut, hilal tidak mungkin dilihat di wilayah Indonesia. Dengan begitu, 1 Syawal 1432 Hijriah tanggal 30 Agustus setelah Maghrib. Jadi, masih ada Salat Tarawih pada 29 Agustus dan tidak ada tarawih tanggal 30 Agustus," ujarnya.

Arkeolog Arab Temukan Peradaban Kuno 9.000 Tahun yang Lalu


REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH--Penemuan arkeologis terbaru di Dubai kemungkinan bakal merubah sejarah. Arkeolog Arab mengatakan, mereka menemukan situs baru di mana ada indikasi domestikasi hewan sekitar 9.000 tahun yang lalu.

Situs yang disebut Al Maqar itu, bila terbukti memiliki data domestikasi hewan kuda sembilan milenium itu akan mengubah sejarah dunia. Karena sebelumnya diketahui domestikasi hewat tertua ada di Turki atau Asia Tengah, 5.500 tahun yang lalu.

Rabu, 10 Agustus 2011

Indonesia Segera Pasarkan Byson "Made in Indonesia"

Zulkifli BJ | Rabu, 10 Agustus 2011 | 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  Salah satu produk Yamaha di segmen sport, yaitu Byson, memperoleh permintaan cukup tinggi di Indonesia. Hal yang sama juga terjadi di negara asalnya, India. Akibatnya, Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) kelabakan memenuhi permintaan konsumen Indonesia. Di lain hal juga ada masalah. Byson yang diekspor ke Indonesia ternyata banyak yang ditolak.
Hal tersebut dikemukakan langsung oleh Presiden Direktur YMKI Dyonisius Beti, semalam, dalam acara buka puasa yang diselenggarakan Yamaha di Lapangan Golf Simpruk, Senayan, Jakarta.
Nah, karena permintaan yang cukup tinggi itu pula, Yamaha Indonesia berencana merakit atau malah membuat Byson "Made in Indonesia". Pasalnya, standar mutu Yamaha Indonesia lebih tinggi. "Yamaha Jepang sudah berencana membuat komponen khusus untuk Byson yang akan dirakit di Indonesia," ujar Dyon.

Model dan varian
Menanggapi keunggulan rival utamanya, Honda, di pasar sepeda motor Indonesia yang saat ini kembali menguasai pangsa di atas 50 persen, Dyon hanya berkomentar, "Kami akan  mengutamakan (usaha) mengambil hati konsumen."
Jika dulu Yamaha tidak terkalahkan di segmen skutik, kini hal itu sudah diambil alih oleh Honda. Honda memang sangat gencar menyerang dengan memasarkan lebih banyak varian skutik dibandingkan Yamaha. Saat ini, Honda  memasarkan 8 varian skutik, sedangkan Yamaha hanya empat, yang terdiri dari Mio Standar, Sporty, Soul, dan Xeon 125.
Hal yang sama juga terjadi pada total model dengan variannya. Honda sebanyak 27 model atau varian, sedangkan Yamaha hanya 11.

DP 20 persen Dyon juga menjelaskan, Yamaha tidak mau ikut "jor-joran" menawarkan uang muka rendah. "Kami tidak akan mengikuti cara yang dilakukan kompetitor dengan menawarkan DP (uang muka) murah. Malah kami berencana untuk menetapkan uang muka standar 20 persen dari harga motor," ungkap Dyon semalam di Lapangan Golf Simpruk, Senayan.

Dengan cara ini pula, hanya mereka yang benar-benar ingin punya sepeda motor yang ingin membeli dengan uang muka sebesar itu. Dicontohkan, bila harga sepeda motor Rp 15 juta, maka uang mukanya harus Rp 3 juta.
Dijelaskan pula, dengan uang muka rendah, misalnya Rp 1 juta, banyak terjadi spekulasi. "Apalagi menjelang Lebaran. Kalau mereka tidak bisa melanjutkan cicilan, leasing menariknya kembali. Dalam kondisi sepeda motor dengan uang muka murah, rasio pembeli tidak melanjutkan cicilan termasuk tinggi, yaitu 20 persen," beber Dyon.
Dikatakan pula, tidak ada kesepakatan di antara anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk membuat standar uang muka terendah. "Tidak semuanya sepakat!" ucap Dyon. Diakuinya, strategi yang dilakukannya itu bisa saja akan mengurangi penjualan. Namun, cara itu dinilai lebih efektif dan efisien.

"Kami mengambil hati konsumen, mereka yang benar ingin membeli dan senang dengan produk kami. Cara ini lebih berkesinambungan," lanjutnya.
Dijelaskan, permintaan sepeda motor pada bulan Juli ternyata tetap tinggi. Oleh karena itu pula, Yamaha yang semula mampu memproduksi 250.000 unit per bulan, kini dinaikkan menjadi 320.000 unit. 

Selasa, 09 Agustus 2011

Tsunami Jepang Merambat Sampai Antartika

Dahono Fitrianto | Nasru Alam Aziz | Selasa, 9 Agustus 2011 | 23:27 WIB
PARIS, KOMPAS.com -- Gempa bumi berkekuatan 9,0 Skala Richter, yang memicu tsunami monster yang menerjang pantai timur laut Jepang, 11 Maret lalu, ternyata juga menimbulkan gelombang laut yang merambat hingga Antartika, yang berjarak 13.000 kilometer. Gelombang tersebut kemudian menghantam lempengan es di benua kutub tersebut dan memecahnya menjadi kepingan-kepingan gunung es raksasa.

Demikian diungkapkan Badan Luar Angkasa Eropa (European Space Agency/ESA), Selasa (9/8/2011). Salah satu satelit pemantau permukaan Bumi milik ESA, Envisat, melihat gunung-gunung es tersebut terpecah dari lempengan es Sulzberger di Antartika pada 12 Maret, atau sehari setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan kota-kota di Jepang timur laut.

Empat hari kemudian, kepingan-kepingan gunung es itu terlihat mengapung di Laut Ross, laut di bagian Antartika yang terletak di sebelah selatan Selandia Baru.

Gunung es terbesar berukuran 9,5 x 6,5 kilometer persegi, atau sedikit lebih besar dari kawasan Manhattan di New York, AS. Ketebalan gunung es itu diperkirakan mencapai 80 meter.

Tsunami yang melanda pantai timur laut Jepang dilaporkan mencapai tinggi 23 meter. Sementara analisis citra radar dari satelit Envisat yang dilakukan oleh para pakar dari AS menunjukkan, gelombang tsunami ini menjadi tinggal setinggi 30 sentimeter saat mencapai pantai Antartika.

Meski demikian, gerakan naik-turun gelombang laut tersebut cukup menimbulkan tegangan pada lempengan es yang kaku, sehingga akhirnya pecah menjadi kepingan-kepingan gunung es.

Senin, 27 Juni 2011

Inilah Rahasia Terbesar Bulan




INILAH.COM, Jakarta – Meski benda langit ini sangat dekat dengan Bumi, terdapat banyak rahasia yang dipegangnya. Rahasia terbesar apa yang dipegang benda langit yang mengorbit Bumi ini?
‘Dekat’ di sini tentunya memiliki konteks relative. Bulatan putih abu-abu di langit Bumi ini berjarak 362 ribu km dari Bumi. Misi menuju bulan tentunya tak mudah, terutama pada misi berawak. Tak ada manusia yang menginjakkan kaki ke bulan sebelum 1972.
Setelahnya, banyak negara di seluruh dunia mulai melakukan riset pada satelit Bumi ini. Misi masa depan oleh robot dan manusia akan membantu memecahkan beberapa teka-teki utama Bulan. Termasuk.

Cara bulan sampai di posisinya sekarang
Para ilmuwan mengaku memiliki ide apa yang sebenarnya terjadi. Banyak garis bukti (inti kecil bulan, unsur tertentu yang saling melengkapi dan simulasi komputer putaran orbital bulan selama ribuan tahun) menunjukkan, bulan lahir dari tabrakan raksasa.
Menurut teori ini, sekitar 4,5 miliar tahun silam, benda seukuran Mars menghantam Bumi yang masih muda dan cair. Materi hasil tabrakan itu pun bergabung menjadi bulan.

Bulan ‘biru’
Terbukti, banyak air berada di luar dan dalam bulan. Hal ini membuat para peneliti mencapai satu kesimpulan. “Makin diperiksa, makin banyak air ditemukan di tempat dan kedalaman yang berbeda,” ujar profesor fisika Neil Comins di University of Maine.
Hasil studi menunjukkan, interior bulan jauh lebih basah dari seharusnya. Pemeriksaan kembali terbaru pada sampel batuan yang dibawa ke Bumi pun memiliki tanda air. “Sebuah pertanyaan terbuka mengenai asal dan distribusi air di bulan,” kata Comins.

‘Terkunci’ Bumi
Bulan ‘terkunci’ Bumi. Artinya, hanya ada satu belahan yang dihadapi bumi. Sisi disebut maria, atau ‘laut,’ magma dingin. Anehnya, maria hampir tak ditemui di sisi belakang bulan, seperti yang diungkap data dari satelit (dan dilihat langsung astronot Apollo 8).
Belahan dingin ini diketahui memiliki kerak yang tebal (15 km) dibanding belahan lain. Hal ini membuat belahan di sisi lain lebih mudah retak akibat serangan meteorit yang melepas pembentuk maria magma kedalaman bulan, kata Comins. Namun, kerak asimetri ini sendiri merupakan teka-teki.
Model yang lebih besar pada interior bulan dan pemahaman yang lebih baik pada kerusakan yang timbul akibat tabrakan bisa membantu menjelaskan ‘dua wajah’ aneh ini.

Kunci keberadaan manusia?
Pada seperempat diameter dan lebih dari 1% massa Bumi, bulan menjadi satelit alami terbesar kelima dalam tata surya. Massa bulan yang cukup dan gravitasinya menstabilkan ‘goyangan’ di sumbu Bumi.
Selain itu, bulan menyebabkan pasang laut di Bumi yang mungkin membantu ‘mengaduk sup purba,’ lanjut Comins lagi. Singkatnya, para astronom bertanya-tanya apakah dunia seperti Bumi butuh bulan besar agar kehidupan bisa berkembang.
Jawabannya pertanyaan itu mungkin berada di planet tetangga, Mars. Planet Merah itu memiliki dua bulan kecil. “Saat manusia ke Mars dan menentukan apakah dan bagaimana kehidupan disana berevolusi. Hal itu akan membantu lebih memahami cara kehidupan terbentuk tanpa bulan,” tutup Comins. [mdr]

Disalin dari : YahooNews

Rabu, 15 Juni 2011

Gerhana Total, Bulan Akan Berwarna Merah Darah

TEMPO Interaktif, Victoria - Bayangan bumi akan menutupi permukaan bulan mulai pukul 01.23 WIB lepas tengah malam nanti, menandai dimulainya gerhana bulan total. Saat tertutup sempurna, bulan diperkirakan berwarna merah darah.

"Saya bertaruh bulan berubah warna menjadi merah. Merah darah," ujar Perry Vlahos dari Astronomical Society of Victoria, Australia. "Tak akan menyesal bangun lebih awal."

Peristiwa perubahan warna bulan purnama semula putih terang menjadi merah darah terjadi mulai pukul 02.22 WIB dan bertahan selama 100 menit berikutnya. Saat itu, seluruh piringan bulan masuk ke dalam umbra bumi.

Seandainya bumi tidak memiliki atmosfer, bulan benar-benar lenyap dari pandangan. Namun lapisan udara setebal 400 kilometer yang menyelimuti bumi berubah menjadi penghambur cahaya matahari yang berseberangan dengan bulan. Hamburan cahaya ini mendarat di permukaan bulan, tampak berwarna merah dari bumi.

Ahli astronomi dari Canberra, Paul Floyd, mendukung prediksi bulan akan berwarna merah darah. Menurut dia, gerhana bulan total biasanya berwarna jingga atau kemerahan karena atmosfer Bumi bertindak seperti sebuah lensa lemah yang membawa cahaya dari matahari ke dalam bayangan. Namun, tahun ini gerhana ada kemungkinan lebih merah daripada biasanya karena ada abu yang dilepaskan ke atmosfer Bumi dari letusan gunung api di Cile dan Islandia.

"Gerhana ini berpotensi akan sangat merah, tak sekadar jingga, tapi kita tak akan tahu sampai itu terjadi," kata Floyd.

Ahli astronomi dari Lembaga Penelitian Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengemukakan pendapat senada. Menurut dia, bulan melintas hampir di tengah bayangan gelap bulan sehingga sangat mungkin berwarna merah. Namun ia mengingatkan gerhana bulan total selalu penuh kejutan sehingga prediksi bulan berwarna merah darah harus dibuktikan dengan melihat langsung dengan mata telanjang.

HERALDSUN | ANTON WILLIAM

Gerhana Bulan 100 Menit


TEMPO Interaktif, Jakarta - Gerhana bulan total kembali menghampiri Indonesia. Gerhana kali ini istimewa karena masuk kategori gerhana terpanjang dalam satu abad terakhir, yaitu selama 100 menit. Fenomena astronomi ini bisa disaksikan dari Afrika, Eropa, Asia, dan Australia.

Di Indonesia, gerhana bulan bisa disaksikan pada dini hari, 16 Juni 2011, mulai pukul 01.23 WIB, ketika piringan bulan mulai memasuki bayangan gelap Bumi (umbra). Seluruh permukaan bulan berubah gelap pada pukul 02.22 WIB. Selama 110 menit berikutnya, bulan akan berada di dalam umbra Bumi.

Secara teori, gerhana bulan terpanjang yang bisa disaksikan manusia berdurasi 107 menit. Untuk mencapai rekor tersebut, bulan harus melintas persis di tengah titik pusat umbra.

Pada gerhana bulan kali ini, lintasan bulan sedikit melenceng dari titik ini sehingga terjadi selisih durasi gerhana selama 7 menit dari rekor yang mungkin terjadi. "Namun, perbedaan ini tipis sekali, menjadikan peristiwa kali ini sebagai gerhana berdurasi panjang," ujar Deputi Sains Pengkajian Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penelitian Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin, kepada Tempo, Senin lalu.

Menurut catatan, terdapat tiga kali gerhana bulan total berdurasi panjang dalam satu abad terakhir, yaitu pada 16 Juli 1935, berlangsung 101 menit; 6 Juli 1982, berlangsung 107 menit; dan 16 Juli 2000, berlangsung 107 menit.

Dari ketiga gerhana berdurasi panjang tersebut, Indonesia hanya sekali disinggahi, yaitu pada tahun 2000. Kesempatan gerhana berdurasi panjang berikutnya baru bisa disaksikan tujuh tahun lagi, yaitu pada 27 Juli 2018.

Selama 110 menit berada di dalam umbra, bulan tidak menghilang sama sekali. Cahaya matahari masih sempat dihamburkan oleh atmosfer Bumi yang tipis.

Sebaran cahaya ini lebih banyak menghamburkan warna merah sehingga membuat bulan purnama yang biasanya memancarkan kilau putih keperakan menjadi merah. Terang cahaya bulan yang hari itu berada dalam fase purnama mendadak berkurang 10-100 ribu kali hanya dalam beberapa jam.

Namun, Thomas mengingatkan bahwa gerhana bulan total tak selamanya sesuai dengan pengalaman. Aerosol yang terkandung dalam atmosfer akan sangat menentukan warna bulan. Dia mencontohkan gerhana bulan total yang terjadi hampir dua abad lalu setelah peristiwa letusan Gunung Tambora. Ketika itu, abu Tambora menyebar ke seluruh permukaan atmosfer, mengotori udara yang menyelimuti Bumi.

"Akibatnya, saat gerhana total, bulan benar-benar hitam tak terlihat," tuturnya. "Gerhana bulan total selalu memberi kejutan. Jadi, kita lihat saja seperti apa warnanya," kata dia.

Warna bulan pada saat gerhana bisa bervariasi, mulai hitam, merah tua, merah bata, hingga merah kecokelatan, bahkan jingga. Ahli astronomi Australia menduga abu vulkanik akan membuat gerhana bulan total berwarna lebih merah.

Ahli astronomi dari Canberra, Paul Floyd, mengatakan gerhana bulan total biasanya berwarna jingga atau kemerahan karena atmosfer Bumi bertindak seperti sebuah lensa lemah yang membawa cahaya dari matahari ke dalam bayangan. Namun, tahun ini gerhana ada kemungkinan lebih merah daripada biasanya karena ada abu yang dipancarkan ke atmosfer Bumi dari letusan gunung api di Cile dan Islandia.

"Gerhana ini berpotensi akan sangat merah, tak sekadar jingga, tapi kita tak akan tahu sampai itu terjadi," kata Floyd.

Untuk mengamati gerhana, Thomas menganjurkan masyarakat menggunakan mata telanjang agar seluruh tahapan gerhana bisa terlihat. Jika membutuhkan alat bantu, Thomas menganjurkan penggunaan binokuler supaya bulan terlihat lebih besar.

Penggunaan teleskop tidak dianjurkan karena membuat medan pandang menjadi sempit sehingga tidak seluruh piringan bulan terlihat.


Menurut Direktur Observatorium Bosscha, Hakim L. Malasan, gerhana bulan total kali ini datang pada saat yang tepat. "Indonesia sedang memasuki musim kering sehingga kemungkinan langit cerah sangat besar," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman Hakim meneropong bintang di Observatorium Bosscha, langit setelah dini hari bebas dari gangguan awan. Karakteristik cuaca seperti ini amat bergantung pada kondisi geografis masing-masing wilayah. Oleh karena itu, masyarakat bisa mengenali pola cuaca di tempat tinggalnya sebelum melakukan pengamatan gerhana bulan total.

Di daerah pedesaan, gerhana bulan total akan tampak lebih indah. Sejurus setelah bulan tersembunyi di balik umbra, awan putih terang tampak memanjang dari barat daya ke utara. Awan putih ini adalah Galaksi Bima Sakti, tempat bermukimnya 200 miliar bintang, termasuk matahari.

ANTON WILLIAM | CANBERRATIMES

Senin, 13 Juni 2011

Beredar Robot Seks di China

Robot seharga Rp41,9 juta itu menyasar pria yang terlampau sibuk memiliki pasangan nyata.


VIVAnews - Sebuah perusahaan di China meluncurkan robot seks terbaru. Kelebihannya, robot cantik ini diklaim dapat berkomunikasi dan mengenali pemiliknya.

Adalah Love Sex yang mencipta robot itu. Dengan postur ideal setinggi 165,1 sentimeter, sang produsen menerapkan kulit sintetis lembut dan otot dari silikon gel yang terangkai dengan kerangka logam berteknologi modern.

Manajer Love Sex, Li Jian, mengatakan, robot seharga £3.000 atau sekitar Rp41,9 juta itu menyasar pria eksekutif bergaji tinggi yang terlampau sibuk untuk memiliki pasangan nyata.

Ketika memutuskan membeli, pelanggan dapat memilih wajah dan sosok robot pujaan. Robot pilihan kemudian akan diprogram untuk mengenali wajah pemiliknya. Sekaligus diprogram menentukan pilihan bahasa untuk bercakap-cakap dengan pemiliknya.

Li Jian mengatakan, robot itu dilengkapi dengan remote control untuk mengendalikan pergerakan dari jarak jauh. Dengan menekan salah satu tombol remote, robot itu juga bisa mengubah posisinya, bahkan menggetarkan salah satu bagian tubuhnya.

Memancing penasaran atas klaim kecanggihannya, boneka seks ini berhasil menciptakan kerumunan orang saat hadir di sebuah pameran di Sex Culture Exhibition di Xi'an, Provinsi Shaanxi.

Robot seks ini menawarkan alternatif bagi penggemar boneka seks. Sang produsen mengklaim, robot seks lebih terkesan realistis dibandingkan boneka seks yang sudah banyak beredar.

Robot seks pertama mulai dijual bebas di Amerika pada awal tahun 2010 silam. TrueCompanion, sang produsen menklaim produk yang mereka namai 'Roxxxy' sebagai robot seks pertama di dunia. Boneka robot ini dirancang khusus sebagai teman kencan.

Robot dilengkapi dengan program inteligensia buatan untuk mempelajari hal-hal yang disukai maupun yang tidak disukai pemakai.

"Dia akan mampu berbicara, mendengarkan, mengikuti percakapan, dan merasakan sentuhan sekaligus menjadi teman sejati Anda," demikian menurut keterangan TrueCompanion dalam laman mereka. "Dia bisa mengalami orgasme saat Anda menyentuhnya."

Senin, 06 Juni 2011

Luar Biasa, Bikin "Mobile Game" Cuma Seminggu!


JAKARTA, KOMPAS.com — Pengalaman unik, mengesankan, tetapi sekaligus juga melelahkan. Pengalaman itulah yang juga diperoleh Dramit, tim pengembang game "School Espace Jurit Malam" yang ikut serta dalam Chip-Nokia Developer War di FX Plaza, Jakarta, Sabtu (4/6/2011).
Pengalaman ini bermula ketika Dramit memenangkan kompetisi pengembangan mobile game di Bandung. Beberapa saat setelah memenangkan kompetisi itu, Dramit dikontak oleh Nokia dan diberitahu bahwa ada penyelenggaraan kompetisi pengembangan game di Jakarta. Hanya saja, syaratnya, game harus punya muatan budaya Indonesia, sesuai dengan tema kompetisi.
Dramit pun mesti berpikir keras. Betapa tidak, game yang mereka kembangkan sebelumnya, "School Escape", adalah game yang menantang pengguna untuk "sukses" bolos sekolah. Dengan game itu, tentu sulit bagi mereka menyisipkan muatan budaya Indonesia di dalam game yang dianggap oleh para juri kontroversial ini.
Setelah berpikir keras, akhirnya tim sepakat mengembangkan "School Escape" menjadi "School Escape Jurit Malam". Muatan kultural yang diharapkan akhirnya diisi dengan hantu yang dianggap pengembang juga bisa merepresentasikan budaya Indonesia, terlebih dengan beragam hantu yang dikenal di negeri ini.
Melalui game ini, pengguna yang di dalam game sebelumnya diajak sukses "bolos" kini juga diajak sukses melarikan diri dari setan di sekolah. Pengguna juga mesti melawan cengkeraman kepala sekolah yang ternyata merupakan dukun santet.
Game dibagi dalam 5 level, sedangkan pengguna dibekali senjata pamungkas bernama siwur. Ternyata, cukup gila juga tim Dramit ini bekerja.
"Sejujurnya, baru Minggu lalu mulai menggarap serius. Lembur-lembur deh sekalian," kata Yuandra Ismiraldi, salah satu anggota tim, kepada Kompas.com.
Urusannya jadi bertambah berat. Pasalnya, Yuandra sendiri baru menjalani opname di rumah sakit.
"Kan gue sempat keracunan makanan waktu itu," ujarnya.
Tetapi, "kegilaan" tim ini membuahkan hasil bagus. Dramit justru keluar sebagai pemenang pertama dalam kompetisi ini dan menggondol hadiah sebesar Rp 30 juta.
Dramit mengalahkan dua kontestan lain yang masuk ke babak akhir, yakni OMG dari Yogyakarta dengan game "Arjuna Sang Pemanah" dan Enlight dari Surabaya dengan game "Waroeng Express Jawa".
Berbagi tentang pengalaman mengembangkan game ini, Paramita Hapsari, rekan Yuandra, ikut menimpali.
"Susah juga ngembanginnya, sebenarnya. Kalau mau bikin yang benar-benar kultural, kita juga enggak tahu banget. Akhirnya, ya sudah, hantu saja. Tinggal lihat Susanna di YouTube juga tahu," cetusnya.
Firstman Manurung, salah satu dewan juri dari NICE, mengatakan bahwa "School Escape Jurit Malam" memang game yang kontroversial, tetapi sekaligus juga memiliki pasar yang bagus, terutama di kalangan remaja. Selain itu, game ini juga relatif mudah dimainkan dan pengembangnya cukup serius mempersiapkan game menghadapi kompetisi ini.
Paramita sendiri mengatakan bahwa ia cukup percaya diri dengan game yang dikembangkan timnya.
"Kami percaya diri karena ide cerita. Biarpun begini, game kami punya cerita. Hantu sendiri adalah common interest," kata Paramita.

Kompas.Com, 6 Juni 2011
Yunanto Wiji Utomo | Latief | Sabtu, 4 Juni 2011 | 22:12 WIB

Indonesia Dominasi Kejuaraan Dunia

Dalam seri keempat kejuaraan dunia 2011 yang berakhir hari Minggu tersebut, Indonesia mendominasi kategori individual putri, kategori beregu dan juga untuk kategori umum.    
Peringkat pertama perorangan putri pada kejuaraan dunia ini adalah Cherry Bonaria (Indonesia) dengan nilai 332, peringkat kedua Dian Rosnalia (Indonesia) dengan nilai 439, dan peringkat ketiga Nunnapat Phuchong (Thailand) dengan nilai 730.    
Sementara itu untuk hasil beregu, Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh medali yang tersedia. Peringkat pertama adalah tim Garuda, yang terdiri dari Dede Misbah, Wahyu Yudha, Dede Supratman, dan Thomas Widyananto.    
Selanjutnya, untuk peringkat kedua adalah tim Rajawali 2 yang terdiri atas Darumaka Rajasa, Aries Pribaya, Mochamad Aly, dan Teguh Maryanto, dan peringkat ketiga adalah tim Rajawali 1 yang terdiri atas Johny Effendi, Nanang Sunarya, Effendi Nor Ichsan, dan Hening Paradigma.    
Sedangkan untuk individual putra, juara pertama diduduki oleh Matjaz Feraric (Slovenia) dengan nilai 008, juara kedua Darumaka Rajasa (Indonesia) dengan nilai 009, dan juara ketiga Dede Misbah (Indonesia) nilai 018.   
Ketua Penyelenggara Kejuaraan Dunia Paralayang nomor ketepatan mendarat (Paragliding Accuracy World Cup - PGAWC), Gendon Subandono,  mengatakan, kejuaraan kali ini  diikuti oleh 88 peserta, yang terdiri dari 11 negara, yaitu Slovenia, Hungaria, Indonesia, Serbia, Montenegro, Slovenia, Thailand, Hong Kong, Saudi Arabia, Kanada, dan Amerika.    
Keberhasilan para atlet Paralayang Indonesia mendapat apresiasi dari ketua Umum PB-FASI, Imam Sufaat, yang hadir dalam acara penutupan.  "Kami sangat mendukung adanya kejuaraan dunia ini, apalagi  Indonesia berhasil memperoleh prestasi yang cukup membanggakan," kata Imam Sufaat yang juga Kepala Staf TNI Angkatan Udara tersebut.

Senin, 30 Mei 2011

Jerman Tinggalkan Energi Nuklir

Para pekerja di PLTN Fukushima, Jepang, Rabu (23/3/2011), berupaya untuk mendinginkan PLTN itu. 
Sistem pendingin reaktor PLTN itu rusak akibat gempa dan tsunami pada 11 Maret lalu

BERLIN, KOMPAS.com — Pemerintah Jerman akhirnya memutuskan akan meninggalkan pasokan listrik dari energi nuklir untuk selamanya pada 2022. Jerman kemudian akan mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi penggunaan listrik.
Keputusan Jerman itu diumumkan Menteri Lingkungan Hidup Norbert Roettgen, Senin (30/5/2011), setelah negosiasi alot antarpartai-partai koalisi berlangsung tujuh jam sepanjang malam. Keputusan ini juga diambil hanya sembilan bulan setelah pemerintahan koalisi tengah-kanan pimpinan Kanselir Angela Merkel mengumumkan akan memperpanjang masa pakai reaktor-reaktor nuklir di Jerman hingga pertengahan 2030-an.
Keputusan Merkel waktu itu langsung memicu protes antinuklir dan membuat popularitas Merkel merosot. Bulan Maret, partai Merkel, Uni Kristen Demokrat (CDU), kalah dalam pemilu lokal di Baden-Wuerttemberg, salah satu basis pendukung partai tersebut.
Perubahan keputusan ini juga didorong oleh krisis nuklir di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang. Ketidakberdayaan negara dengan teknologi setinggi Jepang terhadap krisis nuklir di Fukushima membuat Merkel memikirkan ulang kebijakan energinya.
”Sistem energi kami harus dan bisa diubah secara mendasar. Kami ingin (pasokan) listrik pada masa depan lebih aman, bisa diandalkan, dan layak secara ekonomi,” tutur Merkel, Senin.
Ia menambahkan, rantai pasokan energi negara itu membutuhkan ”arsitektur baru”, yang akan melibatkan sumber-sumber energi terbarukan, peningkatan efisiensi, dan perombakan besar-besaran jaringan transmisi listrik.
Pembangkit listrik yang memanfaatkan energi terbarukan, seperti angin, air, dan sinar matahari, saat ini memasok sekitar 17 persen dari total kebutuhan listrik Jerman. Pemerintah berambisi mendorong produksi listrik dari sumber-sumber terbarukan ini hingga mampu memasok 50 persen kebutuhan listrik nasional dalam beberapa dekade mendatang.
Dimatikan bertahap
Energi nuklir sendiri saat ini memasok 22-23 persen kebutuhan listrik di negara kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia itu. Untuk mulai melepaskan diri dari nuklir, Jerman secara bertahap akan mulai mematikan 17 reaktor nuklirnya.
Saat ini sudah ada delapan reaktor nuklir yang dimatikan. Tujuh reaktor di antaranya, yang dimatikan empat hari setelah insiden Fukushima, adalah reaktor-reaktor tertua di Jerman yang dibangun sebelum 1980.
Menurut Roettgen, tujuh reaktor ini tak akan diaktifkan lagi selamanya, kecuali satu reaktor yang oleh partai-partai koalisi disepakati akan dijadikan sebagai ”cadangan musim dingin” pada 2013 seandainya proses transisi menuju sumber-sumber energi baru tak mampu memasok kebutuhan listrik pada musim dingin.
Satu reaktor lagi di Kruemmel, Jerman utara, sudah tidak aktif beberapa tahun terakhir karena berbagai masalah teknis.
Tahap berikutnya adalah mematikan enam reaktor paling lambat akhir 2021 dan kemudian tiga reaktor tersisa akan dimatikan pada 2022.
Keputusan Pemerintah Jerman tersebut langsung disambut positif oleh pihak oposisi dan kalangan pencinta lingkungan. Akan tetapi, kalangan industri mengkhawatirkan kebijakan ini akan berdampak pada daya saing produk-produk Jerman di pasar dunia. (AP/AFP/Reuters/DHF)

Kompas.com : Egidius Patnistik | Selasa, 31 Mei 2011 | 07:34 WIB

Minggu, 29 Mei 2011

Teleskop Rekam Tabrakan Antargalaksi


Dua galaksi yang bertabrakan adalah NGC 935 dan IC 1801. Pengamatan astronom memperlihatkan bahwa saat dua galaksi tersebut bertabrakan dan membentuk galaksi yang lebih besar, kehancuran memacu terbentuknya awan gas dan debu.... selengkapnya sebagaimana diberitakan Kompas.com....

KOMPAS.com — Teleskop Spitzer dan wahana antariksa Galaxy Evolution Explorer (GALEX) berhasil menangkap citra tabrakan antargalaksi dari awal sampai selesai. Peneliti Harvard Smithsonian Center for Astrophysics yang melakukan observasi ini, Lauranne Lanz, mempresentasikan citra tersebut dalam American Society Meeting di Boston, Rabu (25/5/2011).

Sabtu, 28 Mei 2011

Peramal Kiamat Jadi Kaya, Pengikutnya Jatuh Miskin

Hehe...ternyata usaha untuk menjadi kaya dilakukan oleh banyak orang dengan cara yang beraneka ragam, seperti yang dilakukan oleh Peramal Kiamat..Harold Camping...

INILAH.COM, Jakarta – Orang yang gagal meramalkan kiamat Harold Camping akhirnya mau menampakkan diri di hadapan umum. Ia pun keluar dengan alasan ‘payah’ lainnya. Ia berhasil meraup triliunan rupiah dari pengikutnya, sedangkan jamaatnya jadi miskin.

Pria berusia 89 yang juga pemilik Family Radio itu sebelumnya memberi tanggal baru kiamat, yakni 21 Oktober. Di saat menjelang 21 Mei 2011 lalu, para pengikut Camping bahkan rela berhenti bekerja dan menguras tabungannya untuk bersiap-siap menghadapinya.

Parahnya, semua uang sumbangan yang mencapai Rp 1,02 triliun lalu tak akan dikembalikan pada para pengikutnya yang kehidupannya mungkin hancur karena ramalan yang terbukti tak benar itu.

Bagi mereka yang menjadi ‘miskin’, Camping mengatakan, "Bergantunglah pada Tuhan, bukan saya."

Selain itu, ia menyuruh pengikutnya untuk terus ‘berdoa’. [mor]

Sumber YahooNews, 27 Mei 2011

Selasa, 24 Mei 2011

Istri Peramal Kiamat (21/5):Harold Camping Bingung

INILAH.COM, London – Sebelumnya, Harold Camping salah meramalkan kiamat di 1994. Kini ia mengulangi kesalahannya melalui ramalan 21 Mei 2011. Istrinya pun mengaku, Camping bingung.

Anggota dewan Family Radio International milik Camping, Tom Evans, mengatakan, istri Camping memberitahunya, Camping aman di rumah di Oakland. Selain itu, istri Camping mengatakan, Camping tak ingin membicarakan seputar gagalnya ramalan ini.

Istri Camping menggambarkan kondisi Camping saat ini sedang ‘bingung’ karena 21 Mei 2011, dunia tak mengalami kiamat. Selain itu, istrinya juga mengatakan, Camping bingung manusia masih hidup hingga hari ini.

Senin, 23 Mei 2011

Ramalan Kiamatnya Meleset, Harold Camping Ngumpet

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Media di Amerika Serikat melaporkan Harold Camping tidak terlihat sejak prediksi kiamat yang dia siarkan itu ternyata salah. Kontak telepon dan e-mail ke Family Radio milik Harold Camping tidak dijawab. Dia memprediksikan kiamat terjadi pada Sabtu (21/5) tepat pukul 18.00 di berbagai zona waktu di belahan dunia.

Koran The Washington Post melaporkan layanan telepon untuk mencegah aksi bunuh diri dibuka untuk mengantisipasi kemungkinan orang-orang yang percaya dengan ramalan tersebut mengalami depresi setelah ramalan kiamat tidak menjadi kenyataan. Sekelompok warga dari Gereja Injil Calvary di Milpitas, California, mengadakan misa pagi untuk menghibur orang-orang yang percaya dengan isi khutbah Harold Camping.
AutoBacklinkGratisFree Promotion LinkFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink Services MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service
Free Automatic Link